Posts

Showing posts with the label Sholat

Berhenti Mabuk-Mabukan

Image
Sebagaimana telah tertulis di dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah, berkenaan dengan sebuah perintah yang tidak ada sesuatu pun bisa menggantikannya. Selagi jantung masih berdetup, nafas masih memenuhi rongga dada, setiap manusia wajib mengerjakannya. Ialah shalat, rukun kedua dalam Islam yang dengannya tiang agama didirikan. Tiada alasan yang bisa menggugurkan kewajiban shalat, selain hanya gugur waktu pengerjaannya pada beberapa keadaan. Dengan shalat itulah iman seorang manusia dapat ditentukan. Bila baik shalatnya, maka insyaAllah akan baik pula perkara-perkara yang lainnya. Tetapi bila buruk shalatnya, sangat berkemungkinan keburukan itu melular pada aspek yang lainnya. Maka betapa bagus shalatnya Rasulullah, para sahabat, tabi’ia dan ulama. Sungguh sangat jauh bila dibandingkan dengan kita, yang baru sebatas bergerak, berdiri, tunduk dan bersujud. Betapa orang-orang alim seperti benar bertemu dengan Rabbnya di setiap shalatnya. Betapa pemaknaan shalat sungguh merasuk ke jiwanya...

Memendekan Khutbah Memanjangkan Sholat

Image
Sebagian khatib ada yang memanjangkan khutbahnya sampai terasa membosankan sehingga bagian terakhir lupa pada bagian awalnya. Dan dengan demikian, akhirnya dia memendekkan shalat. Padahal jika melakukan sebaliknya, maka hal itu telah sesuai dengan Sunnah Nabi. _ Muslim telah meriwayatkan: “Dari Washil bin Hayyan, dia berkata, Abu Wa’il berkata, ‘Ammar pernah memberi khutbah kepada kami dengan singkat dan padat isinya. Dan ketika turun, kami katakan kepadanya, ‘Wahai Abu Yaqzhan, sesungguhnya engkau telah menyampaikan dan menyingkat khutbah, kalau saja engkau memanjangkannya.’” Maka dia menjawab, sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya panjangnya shalat seseorang dan pendek khutbahnya menjadi ciri pemahaman yang baik dalam agama. Oleh karena itu, perpanjanglah shalat dan perpendeklah khutbah, dan sesungguhnya di antara bagian dari penjelasan itu mengandung daya tarik.” (HR.Muslim no 869) _ Dan dalam riwayat Ahmad disebutkan. ‘Am...

3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur

Image
Bangun tidur untuk makan sahur dengan segera berdzikir, berwudhu, dan shalat. Dengan melakukan seperti ini akan lepas tiga ikatan setan ketika tidur. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berdzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepaslah lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan shalat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Bukhari, no. 1142 dan Muslim, no. 776). Sahur adalah salah satu ibadah sunnah saat puasa. Anjuran melaksanakan makan sahur diketahui dari hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dari Anas bin Malik: “Sahurlah kalian semua. Sesungguhnya sahur itu mengandung keberkahan” (HR Bukhari: 1...

Kalau Sholat Jangan Lari Larian

Image
Kalau Sholat Jangan Lari Larian Komik Islami Lainnnya: -  Sholat Jangan Buru-Buru -  Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar -  Komik Mantan Napi Berulah Lagi -  Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan -  3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur -  Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur'an -  Hindari Berkata Kotor -  Perang Melawan Hawa Nafsu -  Jangan Mencari Keburukan Orang -  Komik Islami Tentang Cinta -  Jomblo Halu Kepengen Punya Istri -  Komik Islami Pakai Yang Kanan -  Komik Islami Simple -  Jangan Benci Muslimah Bercadar -  Waspada 3 Pintu Menuju Neraka -  Kalau Sholat Jangan Lari Larian -  Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga -  Baju Koko Vs Jersey - Komik Islami -  Dunia Hanya Sementara -  Komik Islami Bahasa Inggris -  Komik Islami Tarawih Surat Pendek -  Kisah Pendek Khutbah Jum'at -  Menunggu Punahnya Corona -  Komik Pendek Islami -  Jangan Pernah Menunda Ibadah ...

Sholat Jangan Buru-Buru

Image
Sholat jangan buru-buru, harus khusyuk. Biar Sholat kita diterima oleh Allah. Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com Komik Islami Lainnnya: -  Komik Pahlawan Islam Anas bin Nadhar -  Komik Mantan Napi Berulah Lagi -  Bantuan Dari Allah Saat Kesulitan -  3 Hal Yang Dilakukan Saat Bangun Untuk Sahur -  Kenapa Dia Begitu Cinta Al-Qur'an -  Hindari Berkata Kotor -  Perang Melawan Hawa Nafsu -  Jangan Mencari Keburukan Orang -  Komik Islami Tentang Cinta -  Jomblo Halu Kepengen Punya Istri -  Komik Islami Pakai Yang Kanan -  Komik Islami Simple -  Jangan Benci Muslimah Bercadar -  Waspada 3 Pintu Menuju Neraka -  Kalau Sholat Jangan Lari Larian -  Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga -  Baju Koko Vs Jersey - Komik Islami -  Dunia Hanya Sementara -  Komik Islami Bahasa Inggris -  Komik Islami Tarawih Surat Pendek -  Kisah Pendek Khutbah Jum'at -...

Doa Iftitah - 12 Macam Doa Iftitah

Image
12 Macam Doa Iftitah Doa Istiftah adalah doa yang dibaca ketika shalat, antara takbiratul ihram dan ta’awudz sebelum membaca surat Al Fatihah. Hukum Membaca Doa Iftitah Hukum membacanya adalah sunnah. Diantaranya dalilnya adalah hadist dari Abu Hurairah: كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih) Setelah menyebut beberapa doa istiftah dalam kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata: “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya mustahabbah (sunnah) dalam shalat wajib maupun shalat ...

Tafsir Surat Al-Bayyinah Dan Terjemahan

Image
Surat Al-Bayyinah (Pembuktian) 8 Ayat • Surat ke 98 • Madaniyah Surat Al-Bayyinah Ayat 1 لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنْفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ 1. Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata, Tafsir: (Tiadalah orang-orang yang kafir dari) huruf Min di sini mengandung makna penjelasan (kalangan ahlulkitab dan orang-orang musyrik) orang-orang musyrik artinya orang-orang yang menyembah berhala; lafal Musyrikiina di'athafkan kepada lafal Ahlilkitaabi (mau meninggalkan) agamanya; lafal Munfakkiina sebagai Khabar dari lafal Yakun; artinya mereka akan tetap memegang agama yang mereka peluk (sebelum datang kepada mereka) artinya sampai datang kepada mereka (bukti yang nyata) berupa hujah yang jelas, yang dimaksud adalah Nabi Muhammad saw. Surat Al-Bayyinah Ayat 2 رَسُولٌ مِنَ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفًا مُطَهَّر...